Wali Kota Bogor Omeli Pelajar yang ke Sekolah Bawa Celurit
Media Bangsa - Beberapa pelajar di Kota Bogor, Jabar ditangkap polisi. Mereka kedapatan membawa senjata tajam berupa celurit. Para pelajar itu ditahan di Mapolresta Bogor.
Ulah pelajar yang ke sekolah membawa senjata tajam celurit itu membuat Wali Kota Bogor Bima Arya naik pitam. Seperti dikutip dari akun instagram @bimaaryasugiarto, Selasa (17/7), Bima memarahi para pelajar itu.
Bima datang ke Mapolresta Bogor pada Senin (16/7).
"Siapa yang pegang ini, siapa yang punya," kata Bima ke pelajar di depannya. Bima mengangkat celurit ukuran besar.
Tak ada pelajar yang mengaku membawa celurit itu. Bima lalu berpesan, bila mereka terbukti berencana hendak melakukan pembunuhan akan dikenakan pidana seumur hidup.
Bima kemudian menyampaikan dukanya atas tewasnya Raihan Febriansyah, pelajar SMA YPHB yang dianiaya pelajar sekolah lain. Raihan tewas dengan luka bacok di punggung dan tangan. Pada Minggu (15/7) dini hari dia dicegat beberapa pelajar sekolah lain yang diduga mengincarnya, buntut dari tawuran pelajar.
Bima lalu menyampaikan beberapa pesan, yakni:
1. Mengimbau warga untuk tidak kumpul-kumpul, nongkrong setelah jam 23 di tempat umum, seperti taman, tempat parkir, pinggir jalan dan seterusnya. Akan kita bubarkan paksa.
2. Intensifkan patroli dan razia gabungan ke seluruh penjuru kota. Antisipasi tawuran dan berantas Miras.
3. Proses hukum bagi para pelaku tawuran dan pembinaan dengan melibatkan TNI.
4. Investigasi menyeluruh terkait pembuatan dan peredaran senjata tajam.
5. Pemkot akan kordinasi dengan Provinsi untuk berikan sangsi keras bagi sekolah-sekolah yabg berulang kali gagal membina anak didiknya.
6. Jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) akan terus turun ke sekolah-sekolah untuk melakukan pembinaan secara rutin.
"InsyaAllah Walikota berserta Muspida akan terus kordinasi menjaga keamanan dan ketertiban kota. Selamatkan generasi muda. Salam," tutup Bima.sumber: kumparan

Post a Comment