Header Ads

test

Ketika Habib Rizieq Mengaku Menolak Rp1 Triliun agar Setop Demo Ahok



JAKARTA—Dalam hitungan hari belakangan ini muncul sebuah video dimana Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menolak gelontoran dana sebesar Rp1 Triliun untuk menghentikan demonstrasi terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dalam rekaman video berdurasi dua menit dua puluh detik itu, Habib Rizieq mengatakan, uang sebanyak itu akan diberikan pihak tertentu untuk membangun pondok pesantren dan lahan perkebunan milik Imam FPI itu.

Namun, dalam video itu HRS menolak mentah-mentah tawaran 1 triliun tersebut, dan dirinya bahkan telah siap menanggung risiko penolakan tersebut.

“Saya tolak. Dan kita tahu, saya sudah sampaikan kepada saya punya istri, ‘Ini biasanya mereka pakai ilmu rangkil, kalau enggak merangkul, pukul. Peluk, kalau enggak mau peluk, gebuk’. Hari ini kita mau dirangkul ketika tolak, sebentar lagi saatnya kita dipukul, digebuk dan betul,” seperti dikatakan Habib Rizieq dalam rekaman ceramahnya seperti dikutip dari VIVA, Kamis, (31/5/2018).



Tawaran uang itu, lanjut HRS, ternyata tidak datang sekali saja. Pihak-pihak yang dirahasiakan namanya itu kembali mendatanginya, dan lagi-lagi menawarkan uang Rp1 triliun.

Dan untuk kedua kalinya HRS menolak tawaran tersebut. Lalu, lanjut HRS, apa yang dikhawatirkannya muncul. Sepekan kemudian, mulai bermunculan sejumlah laporan berbagai kasus yang dituduhkan kepadanya.

“Setelah seminggu kemudian, mereka mencoba membujuk lagi, tetap kita tolak, seminggu kemudian lagi, muncullah kriminalisasi. Mulai dari tuduhan soal Pancasila, soal sampurasun, soal tuhan beranak bidannya siapa, soal jenderal berotak hansip, kemudian soal menyerobot tanah, soal adanya lambang palu arit, dan seterusnya sampai fitnah chat mesum,” kata HRS.

Menurutnya, kasus-kasus tersebut sengaja dimunculkan untuk menghancurkan kehormatan dirinya dan keluarganya.

“Jadi tujuan mereka semuanya adalah character assassination, mereka hanya hancurkan kepribadian kita, kehormatan kita, supaya umat jauh, umat enggak percaya lagi, supaya perjuangan itu terhenti. Nah, kenapa melakukan itu, mereka berharap saya berhenti berjuang sehingga tak lagi berusaha menumbangkan si penista agama. Tapi kita enggak peduli. Semua 17 perkara yang dihadapkan kepada saya, saya hadapi ketika itu, apapun risikonya,” katanya.

“Dan saya pesan kepada kawan-kawan, ‘jangan menghabiskan waktu hanya untuk mengcounter fitnah. Tujuan mereka supaya sibuk dengan fitnah, klarifikasi sana-sini, tidak fokus kepada menumbangkan si penista agama’ Saya katakan, ‘enggak boleh, strategi yang mesti kita mainkan, biarkan mereka sebar fitnah, biarkan mereka sebarkan rekayasa cukup di WhatsApp dua kalimat saja, sisanya fokuskan tenaga kita untuk tumbangkan Ahok di medsos’,” ucap HRS.

Video ceramah Habib Rizieq tersebut diduga disampaikan setelah dirinya berada di Mekkah, Arab Saudi, pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus dugaan penghinaan Pancasila di Polda Jawa Barat dan kasus dugaan chat mesum di Polda Metro Jaya.

Berikut video ceramah Habib Rizieq tersebut:




sumber: IP 

Tidak ada komentar